Showing posts with label Taqrib. Show all posts
Showing posts with label Taqrib. Show all posts

Tuesday, July 7, 2020

Published July 07, 2020 by with 0 comment

Menyamak Kulit

(فصل) وجلود الميتة تطهر بالدباغ إلا جلد الكلب والخنزير وما تولد منهما أو من أحدهما وعظم الميتة وشعرها نجس إلا الآدمي
 
(Pasal) Kulit-kulit bangkai binatang bisa menjadi suci dengan disamak, kecuali kulit anjing dan babi dan hewan yang lahir dari keduanya atau salah satunya. Tulang dan bulu bangkai itu najis, kecuali (tulang dan rambut) mayat manusia.
 
Keterangan:
Semua kulit bangkai, baik bangkai  dari hewan yang boleh dimakan dagingnya ataupun tidak, dapat menjadi suci dengan jalan disamak. 
 
Adapun cara menyamak kulit bangkai tersebut, terlebih dahulu harus dihilangkan daging, darah dan sebagainya yang masih tertinggal dan melekat pada kulit itu, sebab jika tidak dihilangkan terlebih dahulu, maka akan dapat menimbulkan bau busuk. Kemudian setelah itu dicuci dengan diberi obat yang mempunyai rasa kelat, meskipun kelat itu berupa barang najis, seperti kotoran burung dara, maka sahlah penyamakan itu.
 
Kulit-kulit bangkai hewan yang dapat menjadi suci dengan disamak tadi, dikecualikan kulit bangkai hewan anjing dan babi beserta anak-anaknya, meskipun anak tersebut keluar akibat persetubuhannya dengan hewan suci, misalnya: anjing dengan kambing, maka anaknya ini sama dengan anjing status hukumnya. Maka tidak suci dalam penyamakannya.
 
Tulang bangkai, bulunya dan bangkainya itu sendiri adalah najis semua, kecuali hewan yang disembelih menurut aturan syariat. Sedangkan hewan yang matinya tidak dengan disembelih menurut aturan syariat, maka hukumnya berstatus bangkai. Tidak termasuk bangkai adalah janin hewan yang terdapat di dalam perut induknya, ketika keluar dari perut induknya janin tersebut sudah mati karena induk disembelih, maka janin tersebut hukumnya bukan sebagai bangkai, melainkan suci, karena terbawa oleh kematian induknya yang disembelih.
 
Kalimat "kecuali bangkai atau mayit manusia", artinya bahwa rambut bangkai atau mayit manusia itu adalah suci.
 
والله أعلم بالصواب
Read More
      edit

Sunday, July 5, 2020

Published July 05, 2020 by with 0 comment

Kitab Thaharah: Macam-macam Air

كتاب الطهارة
 
Kitab Bersuci
 
المياه التي يجوز بها التطهير سبع مياه: ماء السماء، وماء البحر، وماء النهر، وماء البئر، وماء العين، وماء الثلج، وماء البرد
 
Macam-macam air yang boleh untuk bersuci ada tujuh macam: 1. Air hujan, 2. Air laut, 3. Air sungai, 4. Air sumur, 5. Air mata air, 6. Air salju, dan 7. Air embun.
 
ثم المياه على أربعة أقسام: طاهر مطهر غير مكروه وهو الماء المطلق، وطاهر مطهر مكروه وهو الماء المشمس، وطاهر غير مطهر وهو الماء المستعمل والمتغير بما خالطه من الطاهرات، وماء نجس وهو الذي حلت فيه نجاسة وهو دون القلتين، أوكان قلتين فاكثر فتغير، والقلتان خمسمائة رطل بغدادي تقريبا في الأصح
 
Kemudian, macam-macam air tersebut dibagi empat bagian: 1. Air suci dan mensucikan dan tidak makruh pemakaiannya. Air ini disebut air mutlak. 2. Air suci dan mensucikan (tapi) makruh dipakai, yaitu air yang telah terkena panas matahari (air musyammas). 3. Air suci (tapi) tidak mensucikan, yaitu air musta’mal, dan air yang telah berubah (warna, bau atau rasanya) karena barang suci yang mencampurinya. 4. Air najis (mutanajjis), yaitu air yang kurang dari dua qullah yang terkena najis, atau air dua qullah atau lebih kemudian berubah (karena najis itu). Dua qullah adalah sekitar lima ratus kati Baghdad, menurut qaul yang paling shahih.
Read More
      edit

Saturday, July 4, 2020

Published July 04, 2020 by with 0 comment

Muqadimah

بسم الله الرحمنِ الرحيم

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang.
 
الحمد لله رب العالمين وصلى الله على سيدنا محمد النبي وآله الطاهرين وصحابته أجمعين

Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada Nabi Muhammad, keluarganya yang bersih-bersih dan seluruh sahabat-sahabatnya.
 
قال القاضي أبو شجاع أحمد بن الحسين بن أحمد الأصفهاني رحمة الله تعالى:

Al-Qadhi Abu Syuja’ Ahmad bin Husain bin Ahmad Al-Isfahani –semoga Allah Ta’ala merahmatinya—berkata:
 
سألني بعض الأصدقاء حفظهم الله تعالى ،  أن أعمل مختصرا في الفقه على مذهب الإمام الشافعي رحمة الله عليه ورضوانه ،  في غاية الاختصار ونهاية الإيجاز ليقرب على المتعلم درسه ويسهل على المبتدئ حفظه ،  وأن أكثر من التقسيمات وحصر الخصال فأجبته إلى ذلك ، طالبا للثواب راغبا إلى الله تعالى في التوفيق للصواب إنه على ما يشاء قدير وبعباده لطيف خبير.

Di antara kawan-kawan dekatku –semoga Allah memelihara mereka— meminta agar aku membuat ringkasan tentang fiqih madzhab Syafi’i –semoga rahmat Allah dan ridha-Nya senantiasa menaungi beliau— yang amat ringkas dan sangat pendek; dimaksudkan agar mudah dipelajari oleh pencari ilmu, serta mudah dihafal oleh mereka yang baru mulai belajar, dan agar aku perbanyak pembagian-pembagian juga kandungan masalahnya. Permintaan mereka aku penuhi dengan berharap akan memperoleh ganjaran dan pertolongan dari Allah Ta’ala untuk suatu kebenaran. Sesungguhnya Allah atas segala sesuatu itu Maha Kuasa, dan terhadap hamba-Nya Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
Read More
      edit